Berita Terkini

PERANGKAT INTERKONEKSI JARINGAN

1. REPEATER
Di dalam jaringan komputer, repeater berfungsi untuk memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis. Dengan menggunakan repeater, LAN yang memakai Ethernet dapat diperpanjang rentang jaringannya sampai 20 km dengan memasang repeater pada setiap 2,5 km.
Multi-port Repeater
Pemusatan perkabelan Ethernet yang memungkinkan banyak perangkat terhubung pada satu titik di Ethernet. Multiport Repeater yang dapat diatur pengguna memiliki banyak kemampuan untuk mengelola jaringan.
Fiber Optic Interrepeater Link
Metodologi pemberian sinyal serat optik berdasarkan spesifikasi serat optik IEEE 802.3 FOIRL merupakan pendahuluan dari spesifikasi 10BaseFL yang dirancang untuk menggantikannya. Didefinisikan sebagai IEEE 802.3 dan diimplementasikan pada lebih dari dua jalur serat optik, medium ini bisa mencapai jarak sampai 500 m dan 1 Km tergantung pada jumlah repeater pada jaringan http://www.total.or.id

2. HUB
Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan Ethernet 10 BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI
http://id.wikipedia.org

Hub dapat digunakan untuk menambah node di suatu jaringan. Misalnya hub pada satelit atau Local Area Network (LAN). Di dalam Computer Jaringan yang terhubung melalui kabel disebut juga dengan wiring centre. Terdapat dua macam hub, yaitu active hub dan passive hub.
Sebagai analogi, Pada local area network, berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan.
Perbedaan Antara Hub dan Switch
HUB tidak memiliki fasilitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast) sedangkaN SWITCH memiliki fasilitas routing.
http://www.total.or.id

3. SWITCH
Switch jaringan (switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung computer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan Hub yang sudah terpasang pada jaringan.
Type Switch
Ada beberapa jenis Switch yang beredar di pasaran, yang bekerja di Layer 2 dan Layer 3 pada lapisan OSI.
• ATM Switch
• ISDN Switch (Integrated Services Digital Network) Switch atau yang dikenal sebagai istilah Frame relay switch over ISDN yang biasanya terdapat pada Service Provider bekerja seperti halnya switch, tapi memiliki perbedaan yaitu interface yang di gunakan berupa ISDN card atau ISDN router.
• DSLAM Switch
• Ethernet Switch
• Port uplink adalah sebuah port dalam sebuah hub atau [switch jaringan] yang dapat digunakan untuk menghubungkan hub/switch tersebut dengan hub lainnya di dalam sebuah jaringan berbasis teknologi Ethernet. Dengan menggunakan uplink port, hub-hub pun dapat disusun secara bertumpuk untuk membentuk jaringan yang lebih besar dengan menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair yang murah. Jika memang hub yang digunakan tidak memiliki port uplink, maka kita dapat menggunakan kabel UTP yang disusun secara crossover.http://id.wikipedia.org

4. BRIDGE
Jembatan jaringan (Network Bridge) adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Jembatan jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Jembatan juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media (UTP) dengan kebel serat optik atau dua buah arsetekur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.
Jembatan akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tapi tidak melakukan konversi terhadap protokol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke jembatan tersebut harus terdapat protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Jembatan jaringan juga kadang-kadang mendukung protocol Simple Network Management Protocol (SNMP), dan beberapa di antaranya memiliki fitur diagnosis lainnya.
• Terdapat tiga jenis jemabatan jaringan yang umum dijumpai:
• Jembatan Lokal: sebuah Jembatan yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan Lokcal.
• Jembatan Putar: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
• Jembatan Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan Jaringan LAN Nirkabel.http://id.wikipedia.org

ROUTER
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan Jaringan seperti Internet Protocol) dari Stack Protokol Tujuh-lapis OS.
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan Switch.
Analogi Router dan Switch
Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.
Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan Telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1 atau T3, sering disebut sebagai access server.
Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi Firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.http://id.wikipedia.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar